Category Archives: hukum jaminan

Titel Eksekutorial Grosse Akta: Ketika Nama Tuhan Tidak Lagi Bermakna


Oleh. Imam Nasima Oleh[Rabu, 21 April 2010] Dua pertanyaan mendasar yang sering muncul sehubungan dengan permasalahan eksekusi grosse akta sebenarnya cukup sederhana, yaitu apakah grosse akta dapat langsung dieksekusi dan bagaimana eksekusi grosse akta tersebut dilakukan. Advertisements

Posted in hukum jaminan, Hukum Perjanjian, Perbankan | Leave a comment

OPINI HUKUM HGB JATUH TEMPO


Mengenai hak-hak atas tanah yang berjangka waktu tertentu seperti HGB dan HGU, haknya akan menjadi hapus jika tidak dimintakan perpanjangan jangka waktu. Continue reading

Posted in hukum jaminan | Leave a comment

STANDBY LETTER OF CREDIT (SBLC) SEBAGAI JAMINAN FASILITAS KREDIT


Standby Letter Of Credit (SBLC) adalah merupakan suatu bentuk penjaminan dari Bank Penerbit SBLC kepada Beneficiary terhadap kemungkinan terjadinya wanprestasi/default atas diri applicant (pihak yang dijamin/pemohon SBLC). Fungsi SBLC mirip dengan fungsi penjaminan berupa Bank Garansi, namun perbedaannya terletak pada ketentuan yang mendasari penerbitannya Continue reading

Posted in hukum jaminan | 16 Comments

Eksekusi Terhadap Benda Objek Perjanjian Fidusia dengan Akta di Bawah Tangan


Oleh: Grace P. Nugroho, SH*) [10/10/07] Perjanjian fidusia adalah perjanjian hutang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan. Jaminan tersebut kedudukannya masih dalam penguasaan pemilik jaminan. Tetapi untuk menjamin kepastian hukum bagi kreditor maka dibuat akta yang dibuat oleh notaris … Continue reading

Posted in hukum jaminan, Tak Berkategori | 2 Comments

Prosedur Eksekusi Hak Tanggungan Menyulitkan


PIhak yang keberatan atas eksekusi hak tanggungan diperbolehkan melakukan perlawanan. Krisis ekonomi diyakini berdampak pada kredit perbankan. Salah satu yang mungkin terjadi adalah kredit macet. Semakin buruk kondisi perekonomian, semakin besar kemungkinan kredit perbankan mengalami kemacetan. Dampaknya malah bisa lebih … Continue reading

Posted in hukum jaminan | Leave a comment