Teliti Sebelum Menerbitkan Garansi Bank


(Sebuah artikel pada Majalah Sinergi 46 yang ditulis oleh almarhum Bp. Hery Sulistyo)

A. PENDAHULUAN

Salah satu produk penjaminan di industri perbankan adalah Garansi Bank (GB). Pada prinsipnya GB merupakan salah satu bentuk fasilitas kredit secara tidak langsung. Apa perbedaan GB dengan Surety Bond (SB) ? Apa-apa saja yang harus diperhatikan ketika BANK akan menerbitkan GB ? Tulisan dibawah ini mencoba menjawab pertanyaan yang sering diajukan terkait GB.

B. PEMBAHASAN

GB dan SB diterbitkan oleh dua badan hukum yang berbeda. GB dikeluarkan oleh BANK dan SB dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. GB adalah penjaminan tertulis dari BANK yang berisi kesanggupan untuk menjamin kewajiban debitur (terjamin/yang dijamin) kepada pihak ketiga (penerima /pemegang jaminan), apabila debitur yang bersangkutan cidera janji (wanprestasi) atau tidak dapat memenuhi kewajiban sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak yang merupakan perjanjian pokok.

Sedangkan SB merupakan bentuk penjaminan dimana Surety (perusahaan asuransi) menjamin bahwa bahwa prinsipal (kontraktor/vendor/supplier) akan melaksanakan kewajiban atas suatu prestasi kepada obligee (bowheer/beneficiary) sesuai kontrak antara prinsipal dan obligee.

SB merupakan perjanjian tambahan/ikutan/accessoir terhadap perjanjian pokok (kontrak/transaction) antara prinsipal dan obligee, yang menyebutkan apabila prinsipal tidak dapat memenuhi kewajibannya terhadap obligee maka Surety akan membayar kepada obligee kerugian yang diderita dengan maksimal sebesar nilai SB.

Adapun persamaannya, GB dan SB sama-sama diterbitkan untuk menjamin pelaksanaan proyek / kontrak tertentu yang dimohonkan oleh nasabah selaku pemohon untuk menjamin pemilik proyek.

Nah, ada 2 hal yang perlu diperhatikan ketika BANK mengeluarkan GB. Pertama, tanggal penerbitan kontrak / SPK proyek harus lebih awal daripada tanggal penerbitan GB mengingat kontrak / SPK tersebut merupakan perjanjian pokok yang dijamin dengan GB. Dengan demikian PPGB (Perjanjian Penerbitan Garansi Bank) bukanlah perjanjian pokok dari GB. PPGB merupakan perjanjian yang mengatur hubungan hukum antara BANK selaku penerbit GB dan nasabah selaku pemohon GB.

Kedua, penulisan jangka waktu GB harus jelas dan tegas, mengingat hal ini sangat terkait dengan penentuan jatuh tempo klaim Gbsetelah berakhirnya GB. Contohnya “Jangka waktu GB adalah 7 bulan yaitu mulai tanggal ….. sampai dengan tanggal …..” Batas waktu pengajuan klaim adalah selambat-lambatnya 16 hari setelah berakhirnya GB yaitu tanggal …..”

Pertanyaan yang sering muncul, apakah BANK boleh menyetujui permintaan GB dari nasabah yang berbeda format standarnya dari GB dengan format standar BANK ? jawabannya adalah dimungkinkan sepanjang secara substansif GB telah memenuhi unsur-unsur syarat minimal yang diatur dalam SK.DIR.BI No.23/88/KEP/DIR tanggal 18-03-1991 tentang pemberian Garansi Bank jo. SE BI No.23/7/UKU tanggal 18-03-1991, serta secara materi tidak membebani / merugikan kepentingan BANK.

Minimal ada 9 unsur yang harus tercantum dalam format GB, yaitu :
(1). Judul “Garansi Bank” atau “Bank Garansi”. Jika dikehendaki GB akan diterbitkan dalam bahasa asing, maka setelah judul GB bahasa asing tersebut ditambahkan dalam kurung kata “Garansi Bank” atau “Bank Garansi”.
(2). Nama dan alamat BANK selaku Penjamin.
(3). Nama dan alamat Pemegang GB (Bowheer).
(4). Transaksi antara nasabah dengan Pemegang / Penerima GB, misalnya SPK, tender, pembangunan proyek, dan lain-lain.
(5). Jumlah uang yang dijamin.
(6). Tanggal mulai berlaku dan berakhirnya GB.
(7). Penegasan batas waktu pengajuan klaim, sekurang-kurangnya 14 hari dan selambat-lambatnya 30 hari setelah berakhirnya GB.
(8). Pemilihan Pasal 1831 atau 1832 KUH Perdata apabila pihan yang dijamin cidera janji (wanprestasi).
(9). Tanggal GB diterbitkan.

Sedangkan jenis-jenis GB antara lain :
§ GB Jaminan Penawaran (bid bond);
§ GB Jaminan Pelaksanaan (performance bond);
§ GB Jaminan Pembayaran Uang Muka (advance payment bond);
§ GB Jaminan Pemeliharaan Proyek; dsb

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, BANK tidak diperbolehkan meberikan fasilitas kredit kepada orang / badan hukum asing. Oleh karenanya, BANK juga tidak diperkenankan menerbitkan GB atas permohonan orang / badan hukum asing.

–oOo–

One Response to Teliti Sebelum Menerbitkan Garansi Bank

  1. Penerbitan Surety Bond dan menjembatani Kontra Garansi Bank tanpa Kolateral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s