Akta Pendirian PT


ASUS Notebook X200CA-KX186D – Blue

AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

PT. “XXXXXX“

Nomor : 24.-

–Pada pukul 15.00 WIB (limabelas titik nol-nol Waktu ———Indonesia Barat).——————————————————

–Pada hari ini, Kamis, tanggal 16-01-2008 (enambelas Januari- duaribu delapan).——————————————————

–Menghadap kepada saya, ARIS DANIYAL SURYADI, Sarjana – Hukum, Notaris di Tanah Grogot, dengan dihadiri oleh saksi-saksi – yang saya, Notaris kenal dan akan disebut pada bagian akhir — akta ini : —————————————————————

1. Tuan Insinyur Raden YYYYY, lahir di Medan, pada tanggal 04-12-1953 (empat Desember seribu ———–sembilanratus limapuluh tiga), Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, bertempat tinggal di Tanah Grogot, Jalan Teluk —- Bayur 03, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 006, ———- Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian, ——— pemegang Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia ——- Nomor : 12.5623.041253.0001; ———————————

2. Tuan Insinyur ZZZZZ, lahir di Tanah Grogot, pada tanggal 27-12-1967 (duapuluh tujuh Desember seribu sembilanratus enampuluh tujuh), Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, bertempat tinggal di Tanah Grogot, Jalan Puri Mas -F-4/20, Rukun Tetangga 006, Rukun Warga 007, Kelurahan Gununganyar, Kecamatan Gununganyar, pemegang Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia Nomor : —————–12.5617.271267.0005; ——————————————–

3. Tuan VVVVV, lahir di Tanah Grogot, pada tanggal —02-08-1951 (dua Agustus seribu sembilanratus limapuluh —satu), Warga Negara Indonesia, Pegawai Swasta,————bertempat tinggal di Tanah Grogot, Jalan Jimbaran E-3/25, Perumahan Puri Mas, Rukun Tetangga 007, Rukun Warga 007, Kelurahan Gununganyar, Kecamatan Gununganyar, —-pemegang Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia ——–Nomor : 12.5511.020851.0002 ; ———————————

4. Tuan SSSSS, lahir di Lamongan, pada tanggal 16-10-1981 (enambelas Oktober seribu sembilanratus ——–delapanpuluh satu), Warga Negara Indonesia, Swasta, ——-bertempat tinggal di Lamongan, Sendangagung, Rukun —-Tetangga 004, Rukun Warga 002, Desa Sendangagung, —-Kecamatan Paciran, pemegang Kartu Tanda Penduduk ——Republik Indonesia Nomor : 12.0821.161081.0001; ———-

-untuk sementara berada di Tanah Grogot.—————————

–Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris. ———————

–Para penghadap bertindak untuk diri sendiri dan dalam ——– kedudukannya sebagaimana tersebut diatas dengan ini ———– menerangkan, bahwa dengan tidak mengurangi izin dari pihak – yang berwenang telah sepakat dan setuju untuk bersama-sama — mendirikan suatu perseroan terbatas dengan anggaran dasar —- sebagaimana yang termuat dalam akta pendirian ini ————–(untuk selanjutnya cukup disingkat dengan “Anggaran Dasar”) -sebagai berikut : ——————————————————

————— NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN ————

——————————– Pasal 1 ——————————–

1.   Perseroan terbatas ini bernama “ PT. XXXXXXXXX” (untuk selanjutnya cukup —-disingkat dengan Perseroan”), berkedudukan di Jalan………………Tanah Grogot. ————————————

2.   Perseroan dapat membuka kantor cabang atau kantor ——– perwakilan, baik didalam maupun diluar wilayah Republik –   Indonesia sebagaimana ditetapkan oleh Direksi. ————-

——– JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN ——

——————————– Pasal 2 ——————————–

Perseroan didirikan untuk jangka waktu tidak terbatas. ———-

MAKSUD DAN TUJUAN SERTA KEGIATAN USAHA

——————————– Pasal 3 ——————————–

  1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah : —————————

a.  Pembangunan; ————————————————-

b.  Perdagangan ; ————————————————–

  1. Perindustrian ; ————————————————-

d.  Jasa . ———————————————————–

2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan  dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut : ———

  1. Menjalankan usaha dalam bidang pembangunan pada —–umumnya antara lain, menjalankan pengembang, ———- menjalankan  usaha-usaha di Bidang Pembangunan dan — Pemborongan  pada umumnya ( General Contactor ) ; —-
  2. Melakukan usaha dalam bidang perdagangan pada ——– umumnya antara lain bertindak sebagai Agen, Grosier —-barang barang Engineering, Distributor atau perwakilan  dari badan perusahaan barang Engineering, Distributor, — agent dan sebagai perwakilan dari badan-badan ———–Perusahaan, Ekspor dan import, barang Engineering, —–eksport, import, eksport import dan perdagangan ———Karbon aktif atau Arang , Ekspor Import dan ————–perdagangan Bahan Bakar Minyak Tanah dan Gas, ——–Eksport Import dan perdagangan Bahan Pertanian, ——-Eksport Import dan perdagangan Buah-buahan dan ——–Sayuran,  Eksport Import dan perdagangan Cocoa ———( Cacao ) dan Coklat, Eksport Import dan perdagangan —Coconut / Kelapa, Eksport Importda perdagaangan ——–Farmasi dan obat-obatan, Eksport Import dan ————– perdagangan hasil industri daur ulang Limbah dan ——–sampah, Eksport Import Kertas, Eksport Import dan ——perdagangan hasil perkebunan, Eksport Import dan ——-perdagangan Ikan, Eksport Import dan perdagangan ——Kerajinan Kayu dan Besi, Eksport Import dan ————perdagangan kosmetika dan Kecantikan, Eksport Import -dan perdagangan mainan anak-anak, Eksport Import dan -perdagangan makanan-minuman, Eksport Import dan —–perdagangan mesin, Eksport Import dan perdagangan –mesin pendingin, Eksport Import dan perdagangan Mesin Perkapalan ( Laut ) , Eksport Import dan perdagangan —-Meubel / furniture, Eksport Import dan perdagangan —–Obat-obatan Tradisional, Eksport Import dan ————-perdagangan peralatan Informatika, dan Multimedia, —–Eksport Import dan perdagangan peralatan Pengolahan —Air bersih dan Limbah, Eksport Import dan perdagangan -Peralatan Perikanan, Eksport Import dan perdagangan —-peralatan Pertanian dan Perkebunan, Eksport Import dan -perdagangan Peralatan Telekomunikasi, Eksport Import –dan perdagangan Peralatan Transmisi Telekomunikasi, –Eksport Import dan perdagangan perhiasan dan Aksesoris Kecantikan, Eksport Import dan perdagangan Reefer —–Container ( Peti Kemas Berpendingin ), Eksport Import dan perdagangan Ternak dan Unggas, menjalankan usaha-usaha dibidang perdagangan , penyalur Bahan baker ——Minyak Tanah, Solar dan Gas, penyalur bahan baker —–SPBU ( Stasiun Pengisian Bahan Bakar ), perdagangan —Cash & Credit serta jual beli dengan angsuran, ————perdagangan eceran kecuali Mobil dan Motor, ————-perdagangan Komputer dan Alat Elektronika, ————–perdagangan peralatan Transmisi Telekomunikasi dan —-perdagangan Supermarket / hypermarket,  ( Toserba / —-Swalayan ) ; —————————————————
  3. Menjalankan usaha dalam bidang perindustrian air ——–mineral  (Air Mineral ), Industri Comblock, Industri —–Beton Pracetak, Industri Paving, Industri Es Balok, ——Industri Garam, Industri Karbon aktif dan Aran, Industri mainan Anak-anak, Industri Makanan Kesehatan, Industri makanan Ternak dan bahan bakunya, industri Makanan –Minuman dan Pengalengan / pembotolan (Amatif), ——-industri obat Tradisional, Industri obat-obatan Hewan —-dan Ternakn industri Pakan ternak dan ikan, industri —–pengolahan pengolahan Buah-buahan dan Sayuran, ——-industri pengolahan Cocoa dan Coklat, Industri ———–Pengolahan Industri pengolahan hasil Perikanan ———-(Coldstorage), Industri pengolahan hasil hasil laut, ——-industri pengolahan kelapa (Coconut ), industri ———pengolahan kulit, industri pengolahan Pupuk organik/non organik, industri pengolahan rumput  laut, industri ——-kecantikan dan komestika, industri peralatan pengolahan.

Air Bersih dan Limbah, industri Peti Kemas dan ———-Pengepakan Barang dan industri Tepung;——————-

  1. Menjalankan usaha bidang usaha dalam bidang Jasa ——seperti Ekspedisi, Pengepakan dan pergudangan ———–( bukan Veem), Jasa Franchise, jasa Hubungan ————Masyarakat, Jasa instalansi dan Mintenance Komputer, –jaringan Komputer dan Pheriperal, jasa Komputer, ——–Hardware dan Pheriperal, jasa Pelatihan dan Ketrampilan tenaga kerja, jasa pembuatan Perangkat Lunak, ———–(softaware), jasa Penelitian dan Pengembangan Obat —–Tradisional, jasa Pengembang Piranti lunak, jasa ———Pengolahan Data, Jasa Periklanan dan Reklame serta —–Promosi dan pemasaran. Jasa Rumah Makan/Restoran,– Broker property,  jasa teknologi Informasi dan Internet –Content, jasa Telekomunikasi umum, Konsultan ———-bidang  Perkebunan Kelapa (coconut), konsultasi bidang -Bisnis, Manajemen dan Administrasi, Konsultasi bidang Hubungan Masyrakat, Konsultasi bidang Industri, ——–Konsultasi bidang Lingkungan ( Amdal ), Konsultasi —–Bidang Manajemen Operasi dan Pemeliharaan kawasan –Industri, Konsultasi Bidang Mananajemen Operasi, ——-Konsultasi bidang Manajemen Sumber daya Manusia, —Konsultasi Bidang Media Masa, Konsulatasi Bidang ——Mobilitas Pengerukan, Reklamasi dan peralatannya,——- Konsultasi Bidang Pelatihan dan Ketrampilan, Konsultasi  bidang Pemasaran dan Survey Pasar, Konsultasi bidang –Pendidikan, Konsultasi bidang Pengelolaan Manajemen –Perusahaan, Konsultasi bidang Penjernihan dan ———–Pengelolaan  Air Bersih dan Limbah, Konsultasi bidang -Perencanaan dan  Pengawasan pembangunan, Konsultasi -bidang Peternakan dan  Perunggasan, Konsultasi bidang -Restoran dan Makanan, Konsultasi bidang —————–Telekomunikasi, Menjalankan usaha–usaha  dibidang —-Jasa, pengerahan Tenaga Kerja, Survey Kelautan dan —– Transportasi. —————————————————

—————————– M O D A L ——————————

——————————– Pasal 4 ——————————–

1. Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.1.000.000.000, ——–(satu milyard rupiah) terbagi atas 2.000 (duaribu) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp. 500.000,- ——-(limaratus ribu rupiah). —————————————

2.   Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor —-25 % (duapuluh lima persen) atau sejumlah 500 (limaratus) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar ————–Rp.250.000.000,- (duaratus limapuluh juta rupiah) oleh para pendiri yang telah mengambil bagian saham dan ——-rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan pada —–akhir akta ini. —————————————————-

3.   Saham yang masih dalam simpanan akan dikeluarkan oleh — perseroan menurut keperluan modal Perseroan, dengan —— persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. ——————

Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar – Pemegang Saham mempunyai hak terlebih dahulu untuk —- mengambil bagian atas saham yang hendak dikeluarkan —– dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal —- penawaran dilakukan dan masing-masing pemegang saham – berhak mengambil bagian seimbang dengan jumlah saham — yang mereka miliki (proporsional) baik terhadap saham —–yang menjadi bagiannya maupun terhadap sisa saham yang -tidak diambil oleh pemegang saham lainnya. —————–

Jika setelah lewat jangka waktu penawaran 14 (empat belas) hari tersebut, ternyata masih ada sisa saham yang belum —-diambil bagian maka Direksi berhak menawarkan sisa saham tersebut kepada pihak ketiga. ———————————–

—————————– S A H A M ——————————

——————————– Pasal 5 ——————————–

1.   Semua saham yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah ——saham atas nama. ————————————————

2.   Yang boleh memiliki dan mempergunakan hak atas saham –adalah Warga Negara Indonesia dan/atau badan hukum ——Indonesia. ———————————————————

3.   Bukti pemilikan saham dapat berupa surat saham. ———–

4.   Dalam hal Perseroan tidak menerbitkan surat saham, ——– pemilikan saham dapat dibuktikan dengan surat keterangan atau catatan yang dikeluarkan oleh Perseroan. —————

5.   Jika dikeluarkan surat saham, maka untuk setiap surat —— saham diberi sehelai surat saham. ——————————

6.   Surat kolektif saham dapat dikeluarkan sebagai bukti ——- pemilikan 2 (dua) atau lebih saham yang dimiliki oleh ——  seorang pemegang saham. —————————————

7.   Pada surat saham harus dicantumkan sekurangnya : ———-

a. nama dan alamat pemegang saham; ———————–

b. nomor surat saham; —————————————-

c. nilai nominal saham; —————————————

d. tanggal pengeluaran saham. ——————————-

8.   Pada surat kolektif saham sekurangnya harus dicantumkan :

a. nama dan alamat pemegang saham; ———————–

b. nomor surat kolektif saham; ——————————

c. nomor surat saham dan jumlah saham; ——————-

d. nilai nominal saham; —————————————

e. tanggal pengeluaran surat kolektif saham. —————

9.   Surat saham dan surat kolektif saham harus ditandatangani -oleh Dreksi dan Dewan Komisaris. —————————-

——————- PENGGANTI SURAT SAHAM —————-

——————————– Pasal 6 ——————————–

1.   Jika surat saham rusak atau tidak dapat dipakai, atas ——– permintaan mereka yang berkepentingan, Direksi ———— mengeluarkan surat saham pengganti, setelah surat saham — yang rusak atau tidak dapat dipakai tersebut diserahkan —- kembali kepada Direksi. —————————————-

2.   Surat saham sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus — dimusnahkan dan dibuat berita cara oleh Direksi untuk —– dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham ———— berikutnya. ——————————————————-

3.   Jika surat saham hilang, atas permintaan mereka yang ——- berkepentingan, Direksi mengeluarkan surat saham ———- pengganti setelah menurut pendapat Direksi kehilangan —– tersebut cukup dibuktikan dan dengan jaminan yang ——— dipandang perlu oleh Direksi untuk tiap peristiwa yang —– khusus. ————————————————————

4.   Setelah surat saham pengganti dikeluarkan, surat saham —- yang dinyatakan hilang tersebut, tidak berlaku lagi terhadap Perseroan. ———————————————————

5.   Semua biaya yang berhubungan dengan pengeluaran surat — saham pengganti, ditanggung oleh pemegang saham yang — berkepentingan. ————————————————–

6.   Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), — ayat (3), ayat (4) dan ayat (5) mutatis-mutandis berlaku —- bagi pengeluaran surat kolektif saham pengganti. ————

————— PEMINDAHAN HAK ATAS SAHAM ————-

——————————– Pasal 7 ——————————–

1.   Pemindahan hak atas saham, harus berdasarkan akta ——– pemindahan hak yang ditandatangani oleh yang ————– memindahkan dan yang menerima pemindahan atau ——— kuasanya yang sah. ———————————————-

2.   Pemegang saham yang hendak memindahkan hak atas ——- saham, harus menawarkan terlebih dahulu kepada pemegang  saham lain dengan menyebutkan harga serta persyaratan —-  penjualan dan memberitahukan kepada Direksi secara ——- tertulis tentang penawaran tersebut. —————————

3.   Pemindahan hak atas saham harus mendapat persetujuan —- dari instansi yang berwenang, jika peraturan perundang-undangan mensyaratkan hal tersebut. ————————–

4.   Mulai hari panggilan Rapat Umum Pemegang Saham sampai  dengan hari dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham — pemindahan hak atas saham tidak diperkenankan. ————

5.   Apabila karena warisan, perkawinan atau sebab lain saham tidak lagi menjadi milik Warga Negara Indonesia atau —— badan hukum Indonesia, maka dalam jangka waktu 1 (satu)  tahun orang atau badan hukum tersebut wajib memindahkan hak atas sahamnya kepada Warga Negara Indonesia atau —-badan hukum Indonesia, sesuai ketentuan  Anggaran Dasar.

————– RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM ————

——————————— Pasal 8 ——————————

1.   Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disebut —- RUPS adalah : —————————————————-

a. RUPS tahunan; ————————————————

b. RUPS lainnya, yang dalam Anggaran Dasar ini disebut — juga RUPS luar biasa. —————————————

2.   Istilah RUPS dalam Anggaran Dasar ini berarti keduanya, — yaitu : RUPS tahunan dan RUPS luar biasa kecuali dengan – tegas ditentukan lain.——————————————–

3.   Dalam RUPS tahunan : ——————————————

a. Direksi menyampaikan : ————————————–

–  laporan tahunan yang telah ditelaah oleh Dewan —— Komisaris untuk mendapat persetujuan RUPS; ——–

–  laporan keuangan untuk mendapat pengesahan rapat; –

b. Ditetapkan penggunaan laba, jika Perseroan mempunyai saldo laba yang positif. —————————————

c. Diputuskan mata acara RUPS lainnya yang telah diajukan sebagaimana mestinya dengan memperhatikan ketentuan – anggaran dasar.————————————————-

4.   Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan ——– keuangan oleh RUPS tahunan berarti memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada ——– anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang lalu, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan —– Tahunan dan Laporan Keuangan. ——————————-

5.   RUPS luar biasa dapat diselenggarakan sewaktu-waktu —– berdasarkan kebutuhan untuk membicarakan dan ————- memutuskan mata acara rapat kecuali mata acara rapat yang dimaksud pada ayat (3) huruf a dan huruf b, dengan ——— memperhatikan peraturan perundang-undangan serta ——– Anggaran Dasar. ————————————————-

—– TEMPAT, PEMANGGILAN DAN PIMPINAN RUPS —-

——————————– Pasal 9 ——————————–

1.   RUPS diadakan di tempat kedudukan perseroan. ————-

2.   RUPS diselenggarakan dengan melakukan pemanggilan —– terlebih dahulu kepada para pemegang saham dengan surat – tercatat dan/atau dengan iklan dalam surat kabar. ————

3.   Pemanggilan dilakukan pali ng lambat 14 (empat belas) —-hari sebelum tanggal RUPS diadakan dengan tidak ———-memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal RUPS –diadakan. ———————————————————

4.   RUPS dipimpin oleh Direktur Utama. Selain itu sebagai —-alternative lain RUPS dapat dipimpin oleh Komisaris ——-Utama/Presiden Komisaris (pilih salah satu). —————–

5.   Jika Direktur Utama tidak ada atau berhalangan karena —–sebab apapun yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak —-ketiga RUPS dipimpin oleh Wakil Direktur Utama. ———-

6.   Jika Wakil Direktur Utama atau wakil Presiden Direktur —tidak ada atau berhalangan karena sebab apapun yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga RUPS dipimpin oleh -salah seorang Direktur yang ditunjuk oleh Direktur Utama -atau wakil Direktur Utama. ————————————-

7.   Jika semua Direktur tidak hadir atau berhalangan karena —sebab apapun yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak —-ketiga RUPS dipimpin oleh salah seorang anggota Dewan –Komisaris. ——————————————————–

8.   Jika semua anggota Dewan Komisaris tidak hadir atau —— berhalangan karena sebab apapun yang tidak perlu ———- dibuktikan kepada pihak ketiga, RUPS dipimpin oleh ——- seorang yang dipilih oleh dan diantara mereka yang hadir — dalam rapat. ——————————————————

—– KUORUM, HAK SUARA, DAN KEPUTUSAN RUPS —-

——————————– Pasal 10 ——————————

1.   RUPS dapat dilangsungkan apabila kuorum kehadiran ——- sebagaimana disyaratkan dalam undang-undang tentang —– Perseroan Terbatas telah dipenuhi. —————————-

2.   Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan — surat tertutup yang tidak ditandatangani dan mengenai hal – lain secara lisan, kecuali apabila ketua RUPS menentukan — lain tanpa ada keberatan dari pemegang saham yang hadir — dalam RUPS. —————————————————–

3.   Suara blanko atau suara yang tidak sah dianggap tidak ada – dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang — dikeluarkan dalam RUPS. —————————————

4.   RUPS dapat mengambil keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat atau berdasarkan suara setuju dari jumlah — suara yang dikeluarkan dalam RUPS sebagaimana ———– ditentukan dalam Undang-Undang. —————————-

——————————- DIREKSI ——————————

——————————– Pasal 11 ——————————

1.   Perseroan diurus dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri —-         dua anggota direksi. ———————————————

2.   Jika diangkat lebih dari seorang Direktur, maka seorang —- diantaranya dapat diangkat sebagai Direktur Utama. ——–

3.   Anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang —– Saham, untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun dengan tidak —- mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk ——- memberhentikannya sewaktu-waktu. —————————

4.   Jika oleh suatu sebab apapun jabatan seorang atau lebih —- atau semua anggota Direksi lowong, maka dalam jangka —- waktu 30 (tiga puluh) hari sejak terjadi lowongan harus di – selenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham, untuk ——– mrngisi lowongan itu dengan memperhatikan ketentuan —– peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar. ——–

5.   Jika oleh suatu sebab apapun semua jabatan anggota Direksi lowong, untuk sementara Perseroan diurus oleh anggota —- Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh rapat Dewan ———– Komisaris. ——————————————————–

6.   Anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis kepada Perseroan — paling kurang 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal ———- pengunduran dirinya. ——————————————–

7.   Jabatan anggota Direksi berakhir, jika : ———————–

a.  mengundurkan diri sesuai ketentuan ayat (6); ————-

b. tidak lagi memenuhi persyaratan pertauran perundang-undangan; —————————————————–

c.  meninggal dunia; ———————————————

d.  diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum —— Pemegang Saham. ——————————————–

————– TUGAS DAN WEWENANG DIREKSI ————

——————————– Pasal 12 ——————————

1.   Direksi berhak mewakili Perseroan didalam dan diluar —— Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian, — mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain ——- dengan Perseroan, serta menjalankan segala tindakan, baik – yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan, akan — tetapi dengan pembatasan bahwa untuk : ———————-

a. meminjam atau meminjamkan uang atas nama Perseroan – (tidak termasuk mengambil uang perseroan di Bank); —–

b. mendirikan suatu usaha atau turut serta pada perusahaan lain baik di dalam maupun di luar negeri; —————–

harus dengan persetujuan Dewan Komisaris. ——————

2. a. Direktur Utama berhak dan berwenang bertindak untuk dan  atas nama Direksi serta mewakili Perseroan. —————-

b. Dalam hal Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan — karena sebab apapun juga, yang tidak perlu dibuktikan —- kepada pihak ketiga, maka salah seorang anggota Direksi – lainnya berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas — nama Direksi serta mewakili Perseroan. ———————

————————– RAPAT DIREKSI ————————-

——————————– Pasal 13 ——————————

1.   Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap —— waktu apabila dipandang perlu : ——————————-

a. oleh seorang atau lebih anggota Direksi; ——————-

b. atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota – Direksi Komisaris; atau ————————————–

c. atas permintaan tertulis dari 1 (satu) orang atau lebih —- pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 —— (satu per sepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham — dengan hak suara. ———————————————

2.   Panggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota Direksi —- yang berhak bertindak untuk dan atas nama Direksi menurut ketentuan pasal 9 Anggraan Dasar ini. ————————

3.   Panggilan Rapat Direksi disampaikan dengan surat tercatat atau dengan surat yang disampaikan langsung kepada setiap  anggota Direksi dengan mendapat tanda terima paling ——lambat 3 (tiga) hari sebelum rapat diadakan, dengan tidak –memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat. —–

4.   Panggilan rapat itu harus mencantumkan acara, tanggal, —-waktu dan tempat rapat. —————————————–

5.   Rapat Direksi diadakan ditempat kedudukan Perseroan atau tempat kegiatan usaha Perseroan. Apabila semua anggota —Direksi hadir atau diwakili, panggilan terlebih dahulu ——tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Direksi dapat diadakan dimanapun juga dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. —————————————————-

6.   Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama dalam hal —–Direktur Utama tidak dapat hadir atau berhalangan yang —-tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, Rapat Direksi dipimpin oleh seorang anggota Direksi yang dipilih oleh —dan dari antara anggota Direksi yang hadir. ——————

7.   Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat ——–Direksi hanya oleh anggota Direksi lainnya berdasarkan —-surat kuasa. ——————————————————-

8.   Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang nengikat apabila lebih dari ½ (satu per dua) dari ——jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili dalam rapat. —-

9.   Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan ———musyawarah untuk mufakat. Apabila tidak tercapai maka —keputusaan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan -suara setuju paling sedikit lebih dari ½ (satu per dua) dari -jumlah suara yang dikeluarkan dalam rapat. ——————

10. Apabila suara yang setuju dan yang tidak setuju berimbang, ketua rapat Direksi yang akan menentukan. ——————-

11. a. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak mengeluarkan -1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap –anggota Direksi lain yang diwakilinya. ———————

b.   Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan sedangkan ——–pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan kecuali ketua rapat menentukan lain tanpa ada ——keberatan dari yang hadir. ————————————

c.   Suara blangko dan suara yang tidak sah dianggap tidak –dikeluarkan secara sah dan dianggap tidak ada serta tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang ————dikeluarkan. —————————————————-

12. Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa —-mengadakan Rapat Direksi, dengan ketentuan semua ——–anggota Direksi telah diberitahu secara tertulis dan semua –anggota Direksi memberikan persetujuan mengenai usul —-yang diajukan secara tertulis dengan menandatangani ——-persetujuan tersebut. ———————————————

Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai – kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan  sah dalam Rapat Direksi. —————————————-

———————— DEWAN KOMISARIS ———————

——————————— Pasal 14 —————————–

1.   Dewan Komisaris terdiri dari seorang atau lebih anggota —Dewan Komisaris, apabila diangkat lebih dari seorang ——angota Dewan Komisaris, maka seorang diantaranya dapat -diangkat sebagai Komisaris Utama. —————————-

2.   Yang boleh diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris —-hanya Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditentukan peraturan perundang-undangan yang ——-berlaku. ———————————————————–

3.   Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh Rapat Umum ——Pemegang Saham untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun ——— dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang ——- Saham untuk memberhentikan sewaktu waktu. —————

4.   Jika oleh suatu sebab jabatan anggota Dewan Komisaris —- lowong, maka dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari —– setelah terjadinya lowongan, harus diselenggarakan Rapat — Umum Pemegang Saham untuk mengisi lowongan itu ——- dengan memperhatikan ketetuan ayat 2 pasal ini. ————

5.   Seorang anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan — diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis  mengenai maksud tersebut kepada Perseroan sekurangnya –30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal pengunduran dirinya. –

6.   Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila : ——–

a. kehilangan Kewarganegaran Indonesia; ——————

b. mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan ayat 5; —-

c. tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan yang berlaku; ———————————————–

d. meninggal dunia; ——————————————–

e. diberhentikan berdasarkan Keputusan Rapat Umum —–Pemegang Saham. ——————————————

—— TUGAS DAN WEWENANG DEWAN KOMISARIS —–

——————————– Pasal 15 ——————————

1.   Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam kerja kantor ——Perseroan berhak memasuki bangunan dan halaman atau —-tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh —–Perseroan dan berhak memeriksa semua pembukuan, surat –dan alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan ——–keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak untuk ———–mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh —–Direksi. ———————————————————–

2.   Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan oleh Dewan -Komisaris. ——————————————————–

3.   Apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan sementara — dan Perseroan tidak mempunyai seorangpun anggota Direksi maka untuk sementara Dewan Komisaris diwajibkan untuk mengurus Perseroan. Dalam hal demikian Dewan Komisaris  berhak untuk memberikan kekuasaan sementara kepada —–seorang atau lebih diantara anggota Dewan Komisaris atas tanggungan Dewan Komisaris. ———————————

4.   Dalam hal hanya ada seorang anggota Dewan Komisaris, —segala tugas dan wewenang yang diberikan kepada ———-Komisaris Utama atau anggota Dewan komisaris dalam —–anggaran dasar ini berlaku pula baginya. ———————-

—————— RAPAT DEWAN KOMISARIS —————–

——————————– Pasal 16 ——————————

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 mutatis-mutandis berlaku bagi rapat Dewan Komisaris. ——————-

RENCANA KERJA, TAHUN BUKU DAN LAPORAN TAHUNAN

——————————– Pasal 17 ——————————

1.   Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga —-anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai. ———

2.   Rencana kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus — disampaikan paling lambat 14 ( empat belas ) hari sebelum  dimulainya tahun buku yang akan datang. ———————

3.   Tahun buku Perseroan berjalan dari tanggal 1 (satu) Januari sampai dengan tanggal 31 (tiga puluh satu) Desember. ——Pada akhir bulan Desember tiap tahun, buku Perseroan —–ditutup. Untuk pertama kalinya buku Perseroan dimulai —-pada tanggal dari akta pendirian ini dan ditutup pada ——-tanggal 31 (tiga puluh satu) Desember  2008 ( duaribu ——delapan ) ———————————————————-

4.   Direksi menyusun laporan tahunan dan menyediakannya —– dikantor Perseroan untuk dapat diperiksa oleh —————para pemegang saham terhitung sejak tanggal panggilan —-RUPS tahunan. ————————————————–

—- PENGGUNAAN LABA DAN PEMBAGIAN DEVIDEN

——————————– Pasal 18 ——————————

1.   Laba bersih Perseroan dalam suatu tahun buku seperti —— tercantum dalam neraca dan perhitungan laba rugi yang —– telah disahkan oleh RUPS tahunan dan merupakan saldo —- laba yang positif, dibagi menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh RUPS tersebut. ——————————–

2.   Jika perhitungan laba rugi pada suatu tahun buku ———— menunjukkan kerugian yang tidak dapat ditutup dengan —– dana cadangan, maka kerugian itu akan tetap dicatat dan — dimasukkan dalam perhitungan laba rugi dan dalam tahun — buku selanjutnya perseroan dianggap tidak mendapat laba — selama kerugian yang tercatat dan dimasukkan dalam ——- perhitungan laba rugi itu belum sama sekali tertutup. ——-

——————— PENGGUNAAN CADANGAN —————-

——————————– Pasal 19 ——————————

1.   Penyisihan laba bersih untuk cadangan dilakukan sampai — mencapai 20 % (dua puluh persen) dari jumlah modal ——- ditempatkan dan disetor hanya boleh dipergunakan untuk — menutup kerugian yang tidak dipenuhi oleh cadangan lain. –

2.   Jika jumlah cadangan telah melebihi jumlah 20 % (dua —– puluh persen), RUPS dapat memutuskan agar jumlah ——– kelebihannya digunakan bagi keperluan Perseroan. ———-

3.   Cadangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang belum dipergunakan untuk menutup kerugian dan kelebihan ——– cadangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang ——— penggunaannya belum ditentukan oleh RUPS harus dikelola oleh Direksi dengan cara yang tepat menurut pertimbangan Direksi, setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris dan memperhatikan peraturan perundang-undangan agar —- memperoleh laba. ————————————————

———————- KETENTUAN PENUTUP ——————–

——————————– Pasal 20 ——————————

Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diputuskan dalam RUPS. ————–

Akhirnya, para penghadap bertindak dalam kedudukannya sebagaimana tersebut diatas menerangkan bahwa : —————

1.   Untuk pertama kalinya telah diambil bagian dan disetor —- penuh dengan uang tunai melalui kas Perseroan sejumlah —        500 (limaratus) saham atau seluruhnya dengan nilai nominal Rp.250.000.000,00 (duaratus limapuluh juta rupiah), yaitu oleh para pendiri : ———————————————–

–  penghadap Tuan Insinyur Raden YYYYY —

tersebut, sejumlah 115 ( seratus limabelas) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.57.500.000,- ——— (limapuluh tujuh juta limaratus ribu rupiah). ————–

–  penghadap Tuan Insinyur ZZZZZ ——– tersebut sejumlah 120 (seratus duapuluh) saham dengan — nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.60.000.000,- ——— (enampuluh juta rupiah). ————————————-

–  penghadap Tuan VVVVV tersebut sejumlah — 150 (seratus limapuluh) saham dengan nilai nominal —–seluruhnya sebesar Rp.75.000.000,- (tujuhpuluh lima juta rupiah). ———————————————————

–  penghadap Tuan SSSSS tersebut, sejumlah –115 (seratus limabelas) saham dengan nilai nominal —— seluruhnya sebesar Rp.57.500.000,- (limapuluh tujuh —– juta limaratus ribu rupiah). ———————————-

– sehingga seluruhnya berjumlah 500 (limaratus) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp. 250.000.000,- (duaratus limapuluh juta rupiah). ———————————————-

2.   Menyimpang dari ketentuan dalam pasal 8 dan pasal 11 —–Anggaran Dasar ini mengenai tata cara pengangkatan ——-anggota Direksi dan Komisaris, telah diangkat sebagai : —-

– Direktur Utama :      penghadap Tuan Insinyur Raden ——-YYYYY tersebut, sejumlah –  115 (seratus limabelas) saham dengan –nilai nominal seluruhnya sebesar ——–Rp.57.500.000,- (limapuluh tujuh juta limaratus ribu rupiah). ——————–

– Direktur              :   penghadap Tuan Insinyur ACHMAT —WINARKO tersebut, sejumlah 120 —–(seratus duapuluh) saham dengan nilai –nominal seluruhnya sebesar ————–Rp.60.000.000,- (enampuluh juta ——–rupiah).—————– ——————–

– Komisaris Utama : penghadap Tuan VVVVV —-tersebut, sejumlah 150 (seratus ———-limapuluh) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.75.000.000,- —– (tujuhpuluh lima juta rupiah). ————

– Komisaris           : penghadap Tuan SSSSS —-tersebut, sejumlah 115 (seratus ———-limabelas) saham dengan nilai nominal – seluruhnya sebesar Rp.60.000.000,- —– (enampuluh juta rupiah). —————–

Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut –telah diterima oleh masing-masing yang bersangkutan. ———-

——————– DEMIKIANLAH AKTA INI ——————

Dibuat dan diresmikan di Tanah Grogot pada hari dan tanggal ——- seperti disebutkan pada bagian awal akta ini dengan dihadiri — oleh : ——————————————————————

  1. Tuan ANDRY IRAWAN PRASATYO, Sarjana Hukum,—— Magister Kenotariatan, lahir di Banjarmasin, pada tanggal –22-10-1979 (duapuluh dua Oktober seribu sembilanratus —tujuhpuluh sembilan), Warga Negara Indonesia, Pegawai —Kantor Notaris, bertempat tinggal di Tanah Grogot, Jalan ——–Gubeng Kertajaya IX F 12, Rukun Tetangga 010, Rukun —Warga 005, Kelurahan Gubeng Airlangga, Kecamatan ——Gubeng, akan tetapi saat ini masih memiliki Kartu Tanda — Penduduk Propinsi Kalimantan Selatan Kota Banjarmasin –Nomor : 637102.221079.0001, beralamat di ——————Banjarmasin, Jalan Dewi Shinta  Nomer 19, Rukun ———-

Tetangga 025, Rukun Warga 000, Kelurahan Kebun ———Bunga,Kecamatan Banjarmasin Timur; ————————

  1. Nona ANIK LESTARI, lahir di Tanah Grogot, pada tanggal —–24-07-1967 (duapuluh empat seribu sembilanratus ———–enampuluh tujuh), Warga Negara Indonesia, Pegawai Kantor  Notaris, bertempat tinggal di Tanah Grogot, Jalan Jalan Gubeng-  Kertajaya IX A/ 49, Rukun Tetangga 010, Rukun Warga—– 005, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, akan tetapi -saat ini masih memiliki  Kartu Tanda Penduduk Kabupaten- Blora Nomor : 33.1610.640767.0002, beralamat di Blora,— Jalan DK Sukorame, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga —002, Kecamatan Tunjungan; ————————————

–Sebagai saksi-saksi. ————————————————

Segera setelah akta ini dibacakan oleh saya, Notaris kepada para penghadap dan saksi-saksi, maka akta ini ditandatangani — oleh para penghadap tersebut, saksi-saksi dan saya, Notaris. —

Dibuat dengan satu penambahan dan satu penggantian.——

Minuta akta ini telah ditandatangani dengan sempurna. —————————–

DIBERIKAN SEBAGAI SALINAN

Notaris Tanah Grogot

ARIS DANIYAL SURYADI,S.H.

2 Responses to Akta Pendirian PT

  1. rini says:

    ada cth akte pendirian PT?
    yang rill?bkn cth?
    tlg bls

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s